“Dialok Ekonomi Kerakyatan” di Desa Bulangan tersebut hadir tokoh-tokoh besar


Historiyono Kusdaryanto
K E C E W A..........
Masih aja KAMPANYE DENGAN CARA PRIMITIF. Malah bikin kecewa rakyat. Informasi yang disebarkan bahwa rakyat mendapatkan dana pemberdayaan 2,5 juta hanya dengan setor KTP. Nyatanya rakyat disuruh berhutang. Katanya lagi prosesnya gampang, ternyata dari 12 orang dalam dialog interaktif rata-rata komlain bahwa pinjaman itu susah didapat. Padahal yang hadir dalam “KAMPANYE” yang dikemas dalam “dialok ekonomi kerakyatan” di Desa Bulangan tersebut hadir tokoh-tokoh besar. EFENDI COIRI, tokoh nahdiyin KH. AS’AD SAID ALI, dan lain-lain. Pakde Karwo dan Cak Ipul gak jadi hadir.
Warga Nahdiyin dari Gresik dan Lamongan tersedot ke situ. Berharap banyak dapat dana gratisan 2,5 juta perorang malah cuma dapat sebungkus nasi kucing.


Zulfikar Baharudin Fikar 
mosok peno lali mas ... politik itu penuh intrik2 yang bikin ngiler ,, hananging ket biyen mulo yo wes ngono iku ,,, ngapusi kabeh ...


Historiyono Kusdaryanto 
masio ngono yo ojo nemen2


Zulfikar Baharudin 
Fikar teliti sebelum membeli ,,, iki iklan ket jaman TV hitam putih bengen lho kang mazzz ... hananging sepisan mane ,, hananging nek wes ero kertune yo wes ora usah di kocot maneh ,, langsung dom tek mawon ,,,, heeeee


Andre Koko Hamzah Arfa 
wareg cak agagaggagggg


Joe Baeden Ayahe Alya 
Efendi choiri iku gaweane ngibul awet mbiyen.. ogh gk bosen....


Abdullah Makky 
hahahah sokorrr,... makanya cak rakyat jngn dididik mata duiten


Ali Sayuthi 
molane milio berkah. ha ha ha


Bagus Cahyono 
Umpan figur. Yang diumpankan kadang sadar, kadang ada juga yang gak sadar... kadang juga ada yang pura2 gak sadar


Sutikno Tiko 
Hamzah salam restorasi budaya, olitik dan ekonomi... salam kemerdekaan berkata, berwacana dan berkarya.... SIAGA SATU BRO APE PEMILU DAN PILKADA JATIM CAK


Historiyono Kusdaryanto 
akhirnya makan sendiri menu rajungan bumbu kare, lebih nikmat dan halal


Sutikno Tiko 
Hamzah esun yo lak melok yo cak yayak... he he he


Historiyono Kusdaryanto 
iyo mangane akeh he he he


Sutikno Tiko Hamzah 
IYO CAK ESUN KAMGEN SEGO JAGUNG MBENGEN JAMANE ESUN CILIK AN JENEGE SEGO BLADEGAN ...PREEEEEK



Abd Hkim 
Pemilihan umum telah menipu kita ...rakyat dipaksa gembira ...lagu pengamen di bis kota .....pemilu membuktikan bahwa rakyat Indonesia sudah sangat dewasa dan matang dalam berdemokrasi. Jika di banyak negara lain masa kampanye dan hari pemilihan selalu menimbulkan kecemasan bakal terjadi kerusuhan, di Indonesia mah asyik-asyik aja. Pada kampanye kemarin masyarakat Indonesia sangat nyantai dan syur, karena hampir semua acara kampanye menyuguhkan konser musik dan goyang erotis biduan-biduan seksi. Dan, partai-partai yang dulunya ngotot menggolkan UU Pornografi, sengaja melanggar undang-undang “porno” itu demi menghibur rakyat. Baik ya… Masyarakat kita memang punya karakteristik tersendiri yang pasti memusingkan para pakar politik di dunia barat. Kalau buat para pakar makna pemilu adalah mengoreksi dan memperbarui mandat rakyat untuk satu periode ke depan, itu mah terlalu serius buat di sini. Bagi sebagian besar rakyat Indonesia, pemilu adalah agenda lima tahunan yang penuh berkah, janji-janji kosong, joget, dan kenikmatan bermain-main dengan nasib sendiri. ..begitu juga sifat pemberitaan media massa sangat cenderung mengobarkan sinisme umum terhadap caleg. Seolah-olah semua caleg adalah politisi busuk. Ironisnya, pada saat yang sama, media massa sangat ramah terhadap caleg dan capres yang beriklan di medianya. Sejatinya, tabiat media massa sama saja dengan semua politisi dan masyarakat awam; yang memaknai serta memanfaatkan panggung politik dan pemilu demi fulus semata-mata. Cuma kelompok golput saja yang bisa dipastikan tidak ikut aji mumpung alias nihilis.......


Historiyono Kusdaryanto 
pemilu adalah ajang pendewasaan berfikir kritis, rakyat semakin tahun semakin mengerti, nggak bisa dibohongi. buktinya parpol yang korup susah untuk menapak lagi, butuh waktu dan dana besar untuk kembali berkuasa. Mudah-mudahan pilihan rakyat adalah pilihan realistis. bukan memilih lembaran duit


Abd Hkim 
Kenyataanya rakyat miskin dipelihara oleh negara dalam artian rakyat tidak boleh sejahtera, karena kalau sejahtera tidak bisa jual beli suara diwaktu pemilu .Memang belum tersedia data resmi, namun bisa dipastikan Pemilu telah menimbulkan dampak positif bagi perekonomian nasional, utamanya di bidang jasa, perdagangan, dan sebagian manufaktur. Berdasarkan perkiraan kasar saja kemungkinan perputaran uang yang terkait dengan pemilu tak kurang dari kurang lebih Rp 300 triliun; mulai dari kucuran APBN lewat KPU sampai pengeluaran caleg dan capres untuk belanja iklan, atribut-atribut kampanye, transportasi, komunikasi, artis, sampai uang saku peserta kampanye dan buat “serangan fajar”. Dengan kata lain, tidak benar bawa pemilu merupakan pemborosan, tapi malah sebaliknya menjadi instrumen pemerataan ekonomi dengan cara yang serong. Lebih baik dong orang-orang kaya itu membelanjakan uangnya di sini, karena tergiur kekuasaan, daripada mereka hambur-hamburkan di luar negeri, iya kan ? Bagaimana nasib bangsa dan tanah airku tercinta ?


Vicky Firmansyah 
kl milih pemimpin cukup 1 periode saja, periode 2 pasti kinerja memburuk dan golek laba alias korupsi


Ferry Ardiansya 
Daftar miskin masih berlaku ta cak...?


Afandi Kusuma 
saya juga dapat sebungkus nasi.


Idham Kholik Advokat 
sudah sy beri masukan tapi tetap jalan terus ya monggo silahkan hehehehe


Idham Kholik Advokat 
yang memang teori kedaulatan dari SYANG YANG itu mengatakan kalau pemerintah itu mau langgeng dan lama kekuasaannya,maka rakyat dan lawan harus dimiskinkan


Sya'if Al-faroq Faroq 
itulah bukti bahwa rakyat miskin hanya dijadikan komoditi politik ,, mereka datang demi mendapatkan dana pemberdayaan atau apapun istilah nya ternyata hanya dapat pepesan kosong ,,, ditaruh dimana sich hati norani mereka yang mengadakan acara itu ... ???


Idham Kholik Advokat 
ya memang seharusnya caleg atau pejabat politik apapun yang memberi uang sogokkan pada rakyat miskin itu sebuah pelecehan dan penghinaan harkat martabatnya,orang jawa bilang di etrek etreklah, berapa sih yang diberikan nanti pasti korup itu dan akan mendapakat berapa puluh kali lipat
0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -