kemapanan kekuasaan ditopang oleh kemapanan politik dan kemampuan akumulasi kapital

Ahmad Zaini Alawi 

@izzat bja gooners :
Secara kasatmata kita lihat bahwa kemapanan kekuasaan ditopang oleh kemapanan politik dan kemampuan akumulasi kapital. Secara historis, Segitiga jejaring emas antara penguasa, birokrasi dan pengusaha adalah kelompok mapan dalam lingkup kekuasaan, secara teori dan fakta banyak diungkap oleh para pengamat mengenai jejaring kekuasaan di Indonesia yang sejak era otonomi praktek tersebut beralih-imbas pada daerah apalagi political-effect dari pilkadal langsung yang membutuhkan dana buueessaarrr sekali.
Izzat Bja Gooners 
Mungkin tidak hanya di gresik.. Seperti berlaku hukum rimba 'yang kuat ato yang cenderung mempunyai ekonomi mapan adalah yang berkuasa'

Melihat kinerja pemerintah.. Apa pemerintah sudah sering terjun langsung untuk survei ato berpartisipasi langsung dalam stiap komponen masyarakat pak ? Ato sudah berpartisi namun belum maksimal kinerjanya ?

Masalah sumber daya alam, dari tahun ke tahun di gresik ni smakin menipis dkrnakan adanya pembangunan-pembangunan industri perumahan ato yang lain ?

Sebagai pengamat, tentunya saya melihat bahwa pemerintah kurang "dekat" dengan rakyat, kedekatannya hanya bersifat politis dan kompensatif-ekonomis. Pendekatan kultural berbasis seremonial keagamaan yang sering dilakukan wabup juga belum menyentuh persoalan substansi kedekatan dengan rakyat, meskipun ada teman yang mengatakan bahwa strategi wabup dalam setiap ceramahnya efektif untuk dekat kepada rakyat. Sosialiasi program dan kinerja serta keterbukaan informasi masih rendah. Dekat dengan rakyat nampaknya memanfaatkan momentum suatu kegiatan. Kegiatan minggu pagi di jalan jaksa agung hanya dinikmati oleh kaum menengah kota saja. Soal kinerja, transparansi dan partisipasi masih kurang...

Sumber daya daerah, seperti tanah lambat laun akan berkurang karena "massif"-nya pemberian ijin kepada ivestor industri dan pengembanhg properti, perhatian kepada sektor perikanan tambak (maritim) dan agraris-pertanian semakin berkurang, ini akan membawa dampak kultur industrial-mekanistik atau ketergantungan pada industri akan besar dan mengental, kemandirian dan etos kerja berbasis potensi dan karakter kewilayahan akan hilang. Maka perlu langkah evaluasi dan re-orientasi dari pendekatan physical-development ke arah human-development atau bisa berjalan secara berbarengan (mis-development)..
0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -