Kyai Sindujoyo Murid Sunan Prapen

Muhammad Samsul
RIWAYAT KYAI SINDUJOYO
(Berdasar manuskrip Serat Sindujoyo Karangan Ki Tarub Agung tahun 1778 S/ 1856 M)

Kyai Sindujoyo adalah murid Sunan Prapen. Beliau adalah putra Kyai Kening dari Dusun Kelating, Lamongan. Nama aslinya Bangaskarto. Cerita nyantrinya pada Sunan prapen bermulah dari peristiwa terbunuhnya Abdullah. Abdullah adalah seorang santri sekaligus calon menanti Sunan Prapen yang terbunuh oleh petinggi Desa Kelating akibat salah paham. Abdullah dicurigai sebagai pelaku teluh/ tenung yang meresahkan warga Desa Kelating. Padahal kehadirannya di Desa Kelating sekedar singgah takut kemalaman dijalan dalam usaha menempuh perjalanan pulang ke Cirebon guna menyampaikan pesan Sunan Prapen pada ayah dan ibunya agar segera meminang putri Sunan Prapen untuk dirinya.

Abdullah terbunuh ketika sedang menjalankan sholat bersama sepupuhnya yang bernama Sahid. Beruntung Sahid bisa meloloskan diri. Gerakan sholat merupakan hal yang aneh bagi masyarakat desa Kelating dianggap sebagai ritual ilmu hitam, bahkan gerakan sujud dianggap seperti celeng (babi Ngempet). Hal ini disebabkan ajaran islam belum sampai merambah di desa ini, sehingga lihat orang sholat disamakan denga orang sedang melakukan “teloh’ atau santet.

Berita terbunuhnya Abdullah oleh petinggi Desa Kelating telah disampaikan pada sunan Prapen oleh Sahid yang lolos dari maut akibat keberingasan warga Desa Kelating. Mendengar peristiwa itu Sunan Prapen menyesalkan dan marah kepada petinggi desa kelating. Dan beliau mengutuk warga Keling sebagai manusia yang gemar “MAKAN DAGING CELENG” Akibat peristiwa ini Bangaskarto tidak mau lagi tinggal di desanya dan memutuskan untuk berguru kepada Sunan Prapen. Di pondok Sunan Praapen Bangaskarto tinggal sekamar dengan Imam Sujono beliau adalah putra Kyai kadim dari Desa Perning Mojokerto. Di pondok ini mereka belajar memperdalam ilmu agama dan kanoragan.

Sebelum Sunan Prapen wafat pada tahun 1605, Bangaskarto dan Imam Sujono diutus untuk membantu Sunan Amangkurat dalam menyelesaikan kemelut dengan Tumenggung Banyumas yang dianggap tidak patuh dengan kebijakan sunan Amangkurat. Ditengah perjalanan menghadap Sunan Amangkurat mereka bertemu dengan kakak beradik yang beranama Salam dan Salim. Hingga akhirnya mereka berempat diberi tugas untuk menangkap tumenggung Banyumas yang sakti mandra guna. 


Keberhasilan mereka menangkap Tumenggung Banyumas disambut gembira oleh Sunan Amangkurat, bahkan mereka diberi hadiah begitu banyak, tapi Bangaskarto menolak semua hadiah itu. Dari ratusan kerbau yang diberikan Amangkurat hanya satu kerbau bule kurus sebagai pilihannya untuk dijadikan sampan di atas arus bengawan Solo. Dan kerbau kerbau hadiah itu harus diberikan pada rakyat yang membutuhkannya. Karena lelakon yang aneh ini, Sunan Amangkurat memberi julukan pada mereka berempat. Bangaskarto diberi gelar SINDUJOYO, imam Sujono mendapat gelar SUROGARJITO, Salam dan Salim masing masing bergelar TIRTO ASMORO, dan ENING ASMORO.

Dari Kartosuro ini mereka berempat bertapa dalam perut bangkai kerbau bule selama empat puluh hari lamanya Sesuai dengan arus bengawan Solo. Akhirnya bangkai kerbau bule yang mereka jadikan tempat bertapa sampailah di salah satu desa yang kemudian dinamakan PALANGTREPAN. Di desa ini mereka berpisah. Surogarjito tinggal didesa PALANGTREPAN, Salam dan salim ke arah yang lain, dan Bangaskarto (Sindujoyo) kembali masuk ke perut bangkai bule mengikuti arus Bengawan solo dan sampailah bangkai tersebut di desa DRUYUNG (sekarang lokasi PT. LIKU TELAGA MANYAR). Dari desa Druyung ini Kyai Sindujoyo keluar dari perut bangkai kerbau bule dan berjalan ke timur lalu tinggal di desa ROOMO. Didesa ini beliau mulai mendirikan gubuk sebagai tempat tinggal. Setelah menetap beberapa lama Kyai Sindujoyo menikah dengan Nyai Pesalatan dan dikarunia beberapa anak (di dalam buku tidak diceritakan siapa saja anaknya). Dan bekerja sebagai nelayan “SODOH” sejenis serok besar yang didorong dengan berjalan di air. Kyai Sindujoyo sering melaut hingga ke pulau MENGARE. ............


Aldino Iskandar 
Aku yakin sebagian masyarakat Gresik tdk tahu akan riwayat ini, semoga dgn di angkatnya riwayat seperti ini Masyarakat Gresik akan lbh mengenal dan mengetahui riwayat/sejarah kotanya,, Lanjutkan Cak Samsul, Aku tunggu kisah/sejarah Gresik selanjutnya...


Muhammad Samsul 
Bener cak Aldino Iskandar, yah hanya sebagian masyarakat kelurahan Kroman dan Lumpur saja yg mengetahui sejara Kyai Sindujoyo. Dan sekarang tokoh sejarah Gresik Mulai banyak yg mempelajari dari Serat Kyai Sindujoyo ini.

Muhammad Samsul 
Mas Hernadi Harta trims jempolnya. enthok salam soko cak Suwarno, karo cak Wanijo warga Singgahan sing dadi tonggoku


Muhammad Samsul 
Yah semoga saja mbak Fatim Fitri, tapi semua itu tergantung personnya, mau belajar atau tidak.


Bagus Cahyono
Wah bakal panjang dan seru nih. Kalau tiap hari dijatah 5000 kata kayak gini, 6 bulan tamat gak ?


Fatim Fitri Ndut 
Aq mw cak,,,dri dlu pngen bnget,bs tw sejarah gresik,tp bingung mw tnya cp,,,mksh dh sling berbgi cerita sejarah gresik,,d tunggu klanjutannya


Muhammad Samsul 
Pak Bagus yang saya tulis ini cuma ringkasannya saja, lah kalo ditrjemahkan secara global bisa bisa 30 episode pak, ha ha ha
Mbak Fatim bisa minta referensi pada pak Bagus Cahyono atau mas Edy Prianto, mereka berdua ini juga ahli sejarah Gresik. jare arek arek wong Gresik tulen, ha ha ha
untuk cak Cemot Kpk Hidayat an cak Achmad Syaiful Badrus matur suwon


Sultan Timur 
Maaf pak samsul@ sunan2 yang pak samsul sebut namanya ko gk ada di senarai wali songo ya...apa kira2 duluan mana ya pak ,antara sunan2 tersebut di atas dengan rentetan wali songo.....maaf pak aku orangnya buta sejarah .Mohon penjelasan pak samsul. Sebab zaman sekarang banyak manusia yang hanya ingin mempopulerkan NAMA, TEMPAT, itu dengan cara menyangkut pautkan nama2 besar sprt ,sunan ,wali, kyai....


Hrh Yanti 
subhanallah....


Edy Prianto 
P. Sultan Timur nama Sunan yang mana ... ?
Bila Sunan Prapen adalah penerus Dinasti Giri yang keempat. Menurut cerita tutur, Sunan Prapen seorang Pujangga besar yang menggubah kitab “ASPAR” yang kemudian digunakan sebagai dasar menyusun Jongko Joyoboyo. Disamping itu beliau juga seorang empu (pembuat keris) dimana salah satu karyanya terkenal dengan nama Keris Suro Angun-angun. Pada masa Sunan Prapen inilah Giri mengalami kejayaan.

Menurut VOC Sunan Prapen sebagai “PAUS ISLAM” atau “RAJA IMAM” yang mempunyai peran dalam memberikan berkah kepada raja-raja Demak dan Pajang. Beliau memiliki pengaruh besar sampai pulau Kalimantan, Sulawesi dan Lombok. Makam Sunan Prapen terletak di Desa Klangonan Kec. Kebomas ± 400 m disebelah barat Makam Sunan Giri, dalam sebuah cungkup berarsitektur unik dengan ukiran yang bernilai seni sangat tinggi.


Hernadi Harta 
lho mas samsul berarti sampean lumpur ...aku balak balik nang lumpur nang lekno ...


Edy Prianto 
Mas Henadi Hernadi Harta P. Muhammad Samsul itu Kroman ASLI


Ayiek Qomariyah 
Muhammad Samsul
Tak tgg episud selanjutnya cak..eson pitune wong kroman tp tdk tau scr rinci sejarah sindujoyo..yg aku tau cm wong kroman g ole kawin mbek wong rumo dg alasan yg tdk jelas dr sejarah ms lalu yg gmn....
Suwun cak


Muhammad Samsul 
Pak Sultan Timur sebagian telah disampaikan mas Edy Priyanto. Memang dalam buku tersebut tdk disebut secara menyeluruh nama sunan sunan. Memang sejarah Kyai Sindujoyo hanya Sunan Amangkurat(kesultanan Surakarta), sunan Prapen atau Raden Muhammad Fatichal, dan tumenggung Banyumas itu saja. Dan buku ini ditulis dg huruf PEGON (Arab Gundul) bahasa jawa kuno(bhs Kawi). Untuk nama nama wali Songo akan saya kupas berdasar buku "PUNJER WALI SONGO" karya Drs.H. MUHAMMAD KHOLIL.Sampeyan tunggu saatnya tiba.


Hernadi Harta 
mas samsul sampean gawe buku ngonoloh ngenai sejarah gresik ...kemudian jadikan ikon ...untuk wisata ...bagus temen iku ..


Aldino Iskandar 
Cak Samsul, bener opo jare Pak Hernadi... Pak Hernadi siap jadi donaturnya dlm pembuatan bukunya,, bkn bgt Pak Hernadi ?? hehe


Ayiek Qomariyah 
Aku dngr, katanya cak nut- zainuddin- kampung kemasan... ngobitkan buku ttg sejarah kota gresik dg harga sktr 40 rb an ..ad di toko pantes ato menghub yg bersngtn.
Tp aku blm smpt cr buku itu..barangkali bs jd bahan referensi n perbandingan.


Muhammad Samsul 
Mas Harta, monggo mampir ning gubukku menowoh pyan dolan ning lek suwarno. Omahku 50 mtr kidule lek No.Sak jane Mas Harta iki sing pantes nyusun Sejarah Gresik cak Aldino. Wong kampung KEMASAN iki sing dadi cikal bakal sejarah Gresik. Mulane saiki kampunge mas Harta masuk dalam Cagar Budaya yg harus dilindungi. Perkoro penyandang dana mas Harta iki wis Kondang soko Tuban nganthi Bojonegoro, nek 4resik dorong kondang, ngonh cak Aldino.Mbak Ayik coba tak delekane buku iku, cocok kanggo wong sing ngangsuh kaweroh sejarah Gresik.


Muhammad Samsul 
Mbak Fatim Fitri nanti perlahan akan dikupas bersama mas Edy Priyanto,dan di postingan sebelumnya tepatnya bulan Romadhon kemarin sudah sedikit dikupas tp blm tuntas oleh mas Edy P, yg sekaligus diangkat bahan tabloid SRG first edition. Yah nanti kita akan saling melengkapi, mungkin dalam penulisan kami ada perbedaan data. Nah disinilah kita akan bedah bersama demi kevalidan tulisan kami.


Edy Prianto 
Pak Muhammad Samsul hanya sedikit meluruskan kalo tidak salah sejak Mataram pecah dengan ditandai Perjanjian Giyanti, 13 Pebruari 1755. Dibagi menjadi 2 wilayah yaitu Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Kasultanan Ngayogykarta Hadininingrat.

Untuk raja2 yang berasal dari Kasunanan Surakarta maka bergelar "SUNAN" sedangkankan dari Ngayogyakarta bergelar "SULTAN"

Maka bila disebut SUNAN AMANGKURAT IV berarti keturunan dari Kasunanan Surakarta bukan dari Kesultanan Ngayogjakarta


Fatim Fitri Ndut 
Siiiiipppp Cak,,,lnjutkan  jngn prnah lelah memberikan infrmasi,kebanggan serang penulis adlah ketika karya mreka mndptkan apresiasi dr smw golongan


Aldino Iskandar 
ooo..bgt γ̥ɑ̣̣̝̇̇α̇̇̇̊ Cak, bgmn kalau semua tokoh dan sejarawan se Kab.Gresik dikumpulkan dan membuat satu buku tentan cikal bakal/ sejarah Gresik...


Edy Prianto 
Mbak Fatim Fitri Ndut ojok percoyo Cak Muhammad Samsul eson iki hanya salahsatu Wong Gresik sing kepingin ngerti sejarah Gresik. Sangat jauh bila disebut "AHLI GRESIK" hehehe ...

Sebenarnya kami sedang mengumpulkan sejarah gresik yang mungkin belum sempat terungkap ke media berupa tulisan maupun cetakan. Salam juga buat Cak Bagus Cahyono yang juga menjadi TIM PENELISIK SEJARAH GRESIK ...


Veronica 
sunan Prapen. ...putera dr sunan Dalem. ..putera pertama sunan Giri. ... ..


Edy Prianto 
Nah ini lebih lengkap dari Mbak Veronica


Veronica 
mnrt p. Muhammad Samsul...p.Edy Prianto. ..mn yg bnr mkm sindujoyo yg ada d dkt psr grsk ato yg dsamping sunan prapen. ....klo napak tilas. ...aq. ..d ajak gt lho. .... hehehehe..


Edy Prianto 
Nanti Pas Napak Tilas saja dan saya nurut info dari Mbak Veronica saja ...


Fatim Fitri Ndut 
Huuuaawwaaa pngen ngis aq,,,pngen ikut napak tilas,tp g' dpat izin dr Ibu,pdhl Bapak dh ngizinin,,,hiikksss,,hiikksss


Fatim Fitri Ndut 
Pak edy_smw yg ad d grup in jg blum tentu ahli sjarah,tp kita sm2 menelisik sjrh gresik,agr k dpnnya tdk hlang d telan Zaman,Klo tdk d mlai dr kita,dr cp lg,,


Muhammad Samsul 
Benar sekali mas Edy, memang di buku Serat Sindujoyo yang tertulis Surokerto. lah betul nggak mbak Fitri pak Edy profilnya jelaskan, cuma beliau selalu merendah seperti padi (tambah akeh ilmune tambah adap ashor)Cak Aldino kalo kita mau menimbah dari KH. MOchtar Zamil, BA itu sdh mencakup 90% data sejarah Gresik, tinggal 10% sebagai penyempurnanya.Mama Veronica betul betul sekali. Beliau memegang tapuk pimpinan giri menggantikan kakaknya (Pangeran Sedoh Ing Margi) yg wafat setelah beberapa tahun menjabat pimpinan di kerajaan Giri.


Aldino Iskandar 
Cak Edy@kalo ada acara napak tilas Aku melu,, ojo lali dikbri Cak..hehe


Veronica 
lho q mlh ngg infox dr p. Edy Prianto. ..q pkir minggu kmrn. ..k g.larangan. ..
Aldino Iskandar. ...ntr klo pas dkbari g bs. ...hehehe..


Fatim Fitri Ndut 
Cak Aldino_Insyaallah tgl 19 bsok ad Napak Tilas,tp aq g' bs ikut g' dpt izin


Veronica 
napak tilasx kmn aj. ... .


Fatim Fitri Ndut 
Mbak Ver_konfirmasi k pak edy/mbak ayuna j,,


Muhammad Samsul 
Mama Veronica keduanya diyakini makam beliau, dan yang ada di selatan pasar tepatnya di makam Dalem ini lebih terasa. Dan masyarakat Kelurahan Kroman dan Lumpur meyakini keduanya makam beliau. Semua peninggalan beliau dulu disimpan di Makam Dalem, mulai senjata, rompi onto Kusumo semua tersimpan di sini. Tapi alat tangkapnya berupa serok besar dulu ada di komplek makam Sunan Prapen.


Bagus Cahyono 
hahahaha... Ikiii pisan, Cak Edy Prianto. Sing ndadekkan eson Tim Penelisik Sjarah iku yo sopo. Wong sejarahe mbahku dhewe durung ngerti, koq..


Edy Prianto 
Pak Bagus Cahyono dimulai dari sekitar kita untuk mengungkap Gresik bukan begitu ... soal SUMUR SONGO ini sudah muncul ...


Fatim Fitri Ndut 
Aq sbgai pembca setia aj deh,,,


Edy Prianto 
Mas Aldino Iskandar monggo kalo mau ikut napak tilas ...

Muhammad Samsul 
Silahkan bergabung dalam ekspedisi Gunung Larangan/Hutan Larangan Panceng, di dalamnya terdapat situs penting dan sejarah besar hampir sama dgn "API DI BUKIT MENOREH" yang sengaja disamarkan atau ditutup tutupi. Tapi menunggu ijin dari sang Juru Kunci Gunung Larangan.


Bagus Cahyono 
Aku dulu sedikit mengenal cerita Sindujoyo waktu masih gabung dengan kelompok mocopatan. Sempat penasaran, tapi sayangnya aku gak bisa baca arab pegon.


Aldino Iskandar 
Mbak Fitri@silahkan ikut, kan sdh Sy kasih ijin hahahaaaaa...


Aldino Iskandar 
Cak Samsul@ kayaknya ekspedisi ke gunung/hutan larangan lbh menantang, rugi dong kalau gk ikut hehe
12 jam yang lalu melalui seluler · Telah disunting · Suka · 1

Muhammad Samsul 
Pak Bagus Cahyono iki uwonge podo koyok mas Edy Prianto, podo koyok pari. Nek nang dunia silat senengane NDASAR alias main ngingsoran (bawah) pasti ngelesss, colek pak Bagus !


Muhammad Samsul 
Oh iyo pak Bagus, buat referensi sampeyan. Buku iku wis disadur dalam tulisan latin oleh tim pak Suwarno Tubanan ini no Hpnya 087851481191 dan bapak Ahmad 0313975911:cak Aldino bisa konfirmasi dg pak Edy Prianto.


Fatim Fitri Ndut
Ak aldino_yeyeyeyeye


Muhammad Samsul 
Hisssss ......sestt.......ojok rame rame wayahe wong turu !


Veronica 
wah asiiiik tu p. Muhammad Samsul. ....p. Edy Prianto. ...mb Dhewieta Sukandi... jg mo ikut pak. .. g sabar nich. ... .


Bagus Cahyono 
oh udah diterjemahkan ? Alhamdulillah. Trimakasih sgl infonya Cak Edy


Muhammad Samsul 
Ngvak diterjemahkan pak Bagus, cuma disalin tulisannya dlam bentuk huruf latin. Bahasanya tetap jawa kuno. Berarti sampeyan juga jago nembang to pak ?' wis pasti firasatku.Mama Vero nanti tunggu info dari pak Edy saja, krn beliau saya suruh mengkondisikan dg juru kuncinya.


Ayiek Qomariyah 
Muhammad Samsul
Wkt aku SD aku prn bc buku sejarah kota gresik cak..asal usul nama, situs" ..mulai staus dr kawedanan sampa jd kabupaten. Komplit. Bukunya wrna putih.barangkali buku itu jg bs jd referensi..cb qt cr d perpus kabupaten dpn WEB..


Ayiek Qomariyah 
Oh ya...mengenai buki yg ditulis pak nut- kemasan..klo g salah prn diulas d gresik berhias iman ato grsik network..lupa..dah lama


Muhammad Samsul 
Mbak ayik tak coba ngelutus, ndelek buku iku. Matur suwon infonya.


Ayiek Qomariyah 
Mudah"an lancr n sukses cak samsul

Sutikno Tiko Hamzah 
atau tanya sejarahwan gresik Mustakim Sejarah


0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -