Asal Muasal Nama Sumursongo (pedukuhan terbesar, kawasan Kelurahan Sidokumpul, Gresik)

Sumursongo (pedukuhan terbesar, kawasan Kelurahan Sidokumpul)
Terdapat lebih dari satu versi mengenai asal muasal nama Sumursongo.
Yang jelas di kawasan ini memang terdapat beberapa peninggalan berupa sumur tua yang tersebar dan masing-masing punya nama. Sayangnya nama-nama terebut terlupakan.
Saat ini tinggal sebuah yang masih ada dan berair, itupun sudah menjadi milik perorangan. Sedangkan lainnya sudah hilang, tapi saya yakin bila ditelusuri dengan serius insya' Allah masih bisa ditemukan lokasinya.

Menurut sekelumit riwayat, sumur-sumur tersebut dibuat oleh ke-9 Wali termasuk Sunan Giri.

Adapun versi legendanya, syahdan seorang Pangeran dari Majapahit meminang Nyai Ageng Tumengkang Sari (Cucu Sunan Giri dari putra terakhirnya, Sunan Wruju)
Karena tidak berkenan, NYA Pamengkang Sari (penulisan dari lain buku) memberikan syarat untuk dibuatkan 10 buah sumur dalam semalam.
Persyaratan itu terpenuhi, namun ketika paginya dihitung ternyata cuma sembilan. Ke manakah yang satu lagi ?

Silahkan ditebak hehehehe tinggal nyari 1 sumur aja koq

(Bagus Cahyono)


 ....
Afandi Kusuma 
Bagus Cahyono... hmmm kemana ya satu sumurnya?
gemuling ?
atau?


Bagus Cahyono 
Terima kasih telah menanyakannya, Cak Afandi Kusuma.

Dari kesepuluh sumur yang telah selesai dibuat itu ketika dihitung berulangkali ternyata jumlahnya cuma sembilan.
Ini membuat Sang Pangeran Sakti itu heran dan gelisah. Betapa tidak, kerja kerasnya yang semalam suntuk dengan mengerahkan kesaktian tentu akan sia-sia. Dan angan-angannya untuk mempersunting Nyai Ageng Tumengkangsari yang Jelitapun akan kandas.

Kemanakah sumur yang sebuah lagi?
Kalau dipinjam Cak Muhammad Samsul juga tidak mungkin, karena PDAM di rumahnya sudah lancar.

Dari atas tempat mereka duduk, sang Pangeran berusaha mengingat-ingat. Walaupun dia merasa sudah membangun sumur di sekitar tempat itu. Sementara Nyai Ageng Tumengkangsari diam membisu dan terus memohon perlindungan Allah SWT. agar sumur itu tidak ditemukan. Agar perkawinan antara mereka tidak terjadi.
Dan ternyata doanya terkabul. Sumur yang hilang tidak pernah diketemukannya.
Akhirnya sambil garuk-garuk kepala sang Pangeran pulang dengan langkah gontai penuh kekecewaan.

Hingga cerita ini dibaca, sang Pangeran tidak menyadari bahwa sebenarnya sumur yang hilang itu ada di bawah tempat duduknya.

Demikianlah Legenda asal-usul Sumursongo
Semoga memperkaya khasanah Budaya Gresik.


Arif Gunawan 
nice story om Bagus Cahyono ...


Afandi Kusuma 
Dan akhirnya Sang Pangeran punya kesempatan mempersunting putri yang jauh lebih cantik lagi, dan untuk dinikahinya tidak perlu ngerepotin pakai minta dibuatkan banyak sumur segala.
(hehehe)
0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -