Satu lagi makam panjang di dusun Asem Papak Kuncen, Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik

MAKAM PANJANG DESA NGAWEN SIDAYU

Kalau kita bicara Makam panjang, perhatian kita spontan tertuju pada makam Nyai Fatimah Binti Maimun desa Leran Manyar Gresik. Setidaknya ada satu lagi makam panjang di dusun Asem Papak Kuncen, Ngawen Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Makam ini diyakini sebagai makam Mbah Sunari. Makam yang panjangnya sekitar 9 meter dan lebar 0,75 meter yang terletak di timur Dusun Kuncen ini dikelilingi makam warga diantara rumpun rumpun bambu dan pohon pohon besar tapi masih terawat dan terjaga. 


Banyak masyarakat yang tidak tahu siapa sosok Mbah Sunari dan dari mana asal beliau? Informasi yang kami dapatkan terbatas. Beliau mempunyai dua Putri yang bernama Putri Dewi Melati dan Putri Cempoko Sari (Sari) dari pernikahan dengan Nyai Dewi Kenongosari. Dan Mbah Sunari ini mempunyai kedekatan dengan Sunan Drajat Maulana Muhammad Qosim bin Maulana Rohmatullah (Sunan Ampel).

Konon dikisahkan ada seorang jamaah masjid Kanjeng Sepuh Sidayu yang selalu datang lebih awal dari jamaah lain termasuk Kanjeng Sepuh Sidayu sendiri. Setiap waktu sholat orang ini (Mbah Sunari) selalu datang di masjid awal dari siapapun. Sampai sampai Kanjeng Sepuh merasa malu karena kehadirannya di masjid selalu kedahuluan orang ini (Mbah Sunari). Sampai timbul niat Kanjeng Sepuh Sidayu berangkat sholat Subuh jauh sebelum waktu sholat subuh , sampai di Masjid beliau sudah kedahuluan orang tersebut (Mbah Sunari).

Disampaikan oleh murid Kanjeng Sepuh Sidayu yang ditugasi mengawasi orang ini (Mbah Sunari). Orang ini (Mbah Sunari) setiap ke masjid selalu naik kuda putih dari desa timur aloon aloon Sidayu (Pertigaan Asempapak) dan kudanya di ikat sebelah timur aloon aloon, lalu beliau berjalan menuju masjid . demikian juga ketika pulang dari masjid Beliau (Mbah Sunari) selalu terakhir tapi tidak pernah berbicara hanya berdikir sehingga Kanjeng Sepuh Enggan Menyapa. 

Dari beberapa hari murid Kanjeng Sepuh mengamati Beliau (Mbah Sunari), akhirnya diketahui oleh murid Kanjeng Sepuh. Beliau pulang Dari masjid berjalan ke arah kuda yg diikat, setelah itu menuju ke arah timur dusun Kuncen Ngawen. Setiap sampai pada rumpun rumpun bambu Beliau (Mbah Sunari) beserta kudanya hilang tanpa jejak.

Singkat cerita Kanjeng Sepuh beserta 4 muridnya Riadloh di tempat hilangnya Beliau (Mbah Sunari) beserta kudanya. Hasil dari Riadlo Kanjeng Sepuh Sidayu, ditemukan sebuah tombak dan pesan agar tombak itu ditanam (Makam) di tempat ditemukannya. Dan untuk mengenang peristiwa itu diadakan Khoul setiap Jum,at akhir di bulan Asyura/Muharam/Suro. (Muhammad Samsul)



Widya 
Mbah Sunari adalah seorang yang alim, termasuk orang yang gemar puasa dan meditasi, juga seorang guru. Mbah Sunari masih ada hubungan dengan Majapahit.


Muhammad Samsul 
Mbak Widya mohon dilengkapi dari sisi garis keturunannya. dan munkin juga jabatannya. jujur aku hanya dapatkan bahan tulisan sesuai nyang aku tuangkan.


Muhammad Samsul 
tugas kita utuk menelisik makam makam lain di Gresik yang belum terekpos media.


Muhammad Samsul 
Sayang dalam acara ziarah kemarin tdk berhasil menemui juru kuncinya, karena beliau ada acara di luar,Sebagai bahan tulisan itu saat aku berkunjung di rumah beliau 2 tahun lalu. Dan aku lengkapi dari wisik beliau (Mbah Sunari) di makam Mbah Haji Sunaryo/Mbah Haji Yalin di komplek pabrik petrokimia sekitar 2 tahun lalu menjelang Khoul Beliau(Mbah Sunari).


Abdul Karim Almaimunah 
kalau begitu mungkin Mbah Sunari ini Seorang Demang Mbah,wilayah Tugasnya sampai ke Wilayah Lamongan Karang Nggeneng..Kudanya berwarna Putih, dan pandai MOWOT jembatan dari kayu, panjang Tombaknya 2,5 meter, Pamornya TIRTO(Garis seperti air)..Mbah Sunari sering Inpeksi antara Sidayu sampai Perbatasan Lamongan...mungkin Beliau ini dari Kadipaten Tuban..!!! ma'af Sedoyo nje
0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -