Sendang PUTRI DOMAS di MENGANTI Gresik

Muh Ali Sarbini
jika saja sendang PUTRI DOMAS yang ada di MENGANTI, di maskimalkan menjadi tempat wisata, tentu akan membuka satu peluang usaha bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah, dan dari sini juga akan terbangun pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berbasisi pada pariwisata, cuman sayangnya, apa dan bagaimana sejarah SENDANG PUTRI DOMAS, sepertinya koq mubadzir ya?
NV Harjosuwitoe
kemungkinan bisa dikelola ole pemda gresik tapi dep pariwisata micek nang kursi ne apa mungkin hanya di pakai simbul saja karna mungkin kurang menguasai tugas tanggung jawabnya. . . ?

Avindo Vintaco 
pict nya donk

Edy Prianto 
Cak Muh Ali Sarbini betapa sayang bila Gresik jadi kawasan industri (cenderung merusak) padahal potensi wisata cukup banyak ...

OhNo Chumaidy 
Berarti kudu di colek Kadisbudpora Gresik ...

Cak Doel 
Sendang Putri Domas

Muh Ali Sarbini 
gresik, sebenarny tidak hanya berpotensi pada wisata relgi, tapi juga wisata sejarah dan purbakala, dan apakah dinas pariwisata mau tidak mengajak komunitas-komunitas di gresik untuk mengembangkan potensi tersebut,

Muh Ali Sarbini 
eh...ya mungkin di antara kawan-kawan ada yang tahu riwayat atau catatan sejarah tentang desa INDRO di sekitar PT WILMAR, atau KERADENAN di sekitar PT LEEWON, menurut saya hal ini sangat menarik untuk ditelisik, menurut Pak KRIS AJI, selaku ketua komunitas MATA SEGER, perempatan ke arah stasiun INDRO dulu itu adalah garasi mobil tank tentara, dan Nusantara Plywood yang sekrang menjadi PT WILMAR dulu adalah Pos milik tentara Belanda,

Edy Prianto 
Luar biasa Cak Muh Ali Sarbini

OhNo Chumaidy 
seharusnya budaya atau peninggalan sejarah tsb dirawat terlebih dahulu oleh masyarakat sekitar agar tidak punah. Peran serta pemerintah hanya mendukung jika hal tsb ingin dilestarikan. Percuma pemdae ngotot tp masyarakat sekitarnya justru acuh tak acuh.

Muh Ali Sarbini 
bukan acuh tak acuh bang, masyarakt Gresik lebih cenderung konsumtif yang mengarah pada materi, dan diakui atau tidak kebudayaan kita kalah dengan kebudayaan material, contoh kasus, lengis, berubah menjadi stadion dengan merobohkan monumen yang bertahun-tahun berdiri disana, dan ternyata masyarakatnya lebih memilih pola pikir material, ini repotnya membangun sejarah dengan catatan catatan, dan saya yakin pak mustakim pun membutuhkan energi besar dalam mencatat sejarah gresik, nah penggairahan kebudayaan serupa catatan-catatan ini sangat penting. bagaimana orientasi hidup pada masa sunan giri, bagaimana karakter antopologi masyarakat pada masa tersebut,

dan PEMDA elemennya juga masyarakat lokal, toh juga tidak berkutik dengan perkembangan tata kota,

Muh Ali Sarbini 
sejarah Gresik tidak hanya kemasan, Gajah Mungkur, pelabuhan, dan tokoh-tokoh sejarah masa lalu juga sangat banyak di Gresik, seperti Mbah karang jarak, di Kisik Bungah Gresik, mbah buyut sewelas di tol manyar gresik, daerah asem papak sidayu juga ada kearifan lokal disana, mbah kanjeng sepuh, kisah telag rambit, makam panjang ngawen, mitos sari koncer di pangkah, makam seorang waliullah yang di gunung petung, terus mengapa dinamakan daerah Kaliwot di sekitar masjid gedhe bungah, terus adakah kedekatan sejarah lokal dengan GOA MELIRANG yang ada di Ds Melirang- Bungah, ada hubungan apa antara INDRO dengan INDRO DELIK yang di bungah, saya kira masih banyak dan yang dikenal adalah Sunan Giri, ya mungkin ada banyak kalangan yang mengetahui tentang sejarah dan kisah tersebut, itu bagi generasi Tua di anggap ah sudah tahu saya, tapi generasi sekarang, pertanyaan sederhana saja tidak akan bisa terjawab, MENGAPA GRESIK DINAMAKAN KOTA BANYAK TELAGA ? TLOGO POJOK, TLOGO PATUT, TLOGO POJOK, TLOGO DENDO, Generasi muda sekarang juga butuh catatan sejarah untuk mengenal sejarah kotanya, oh iya...SIAPAKAH MBAH MERAH PUTIH ? yang makamnya ada di bawah jembatan dekat tokoh laju jalan JAGUNG

NV Harjosuwitoe 
kalau mbah sakti di barat kecamatan mbunga apa ada sisikmeliknya dengan kadipaten kratonan sedayu cak ali sarbini . . .?

Afandi Kusuma 
"sendang PUTRI DOMAS"
aku baru dengar nama ini, wow, info yang sip bagi saya nih. Pak Muh Ali Sarbini
Kapan-kapan lihat ah.. yang sebelah mana ya itu.

Saya sangat tertatik bahasan seperti ini, tapi sangat disayangkan pengetahuan saya tentang hal ini terutama di Gresik sangat minim.

Avindo Vintaco 
jare sakti kok mati

Bagus Cahyono 
Konon Mbah Merah Putih adalah bayi kembar yang berwarna merah dan putih, lahir menjelang (atau persis ya ?) Hari Proklamasi RI. Dan konon pula Bapak Proklamator Ir. Soekarno pernah berziarah ke makam tersebut.

Bagus Cahyono 
Tlogo Dendo pernah sy riwayatkan juga. Sy kira Cak Afandi Kusuma bisa bantu menanmpilkan kembali.

Avindo Vintaco 
tlogo dowo, tlogo ngipik, tlogo rambit

0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -