LAHIRNYA PULAU BARU DI GRESIK


Muhammad Samsul9 Juni 22:03

LAHIRNYA PULAU BARU DI GRESIK

Tidak lama lagi di kawasan pesisir Gresik, tepatnya di kecamatan Manyar akan tercipta satu pulau buatan. Pulau yang luasnya sekitar 24 ha ini dibangun oleh PT. Berlian Manyar Sejahtera (BMS).
Rencana pulau ini digunakan sebagai Terminal Peti kemas pendukung pelabuhan BMS. jarak pulau ini dari daratan sekitar 500 meter, untuk memasuki kawasan ini akan dibangun jembatan sepanjang 500 meter dengan lebar 6 meter.
Reklamasi Pembangunan pulau ini tidak seperti proyek umumnya. bahan urugan digali dari laut dengan menggunakan kapal keruk super Volvox Teranova, yang mengeruk tanah dari wilayah Tanjung Perak selanjutnya tanah tersebut dipompakan ke areal pulau buatan ini melalui pipa yang berdiameter sekitar 80cm.
sarana pendukung mega proyek ini suah memenuhi pantai dan laut Gresik sejak awal Januari lalu mulai tongkang pancang, excavator, tracktor, dan alat alat bert lainnya.
tapi ironisnya megah Proyek ini kurang respon dengan permsalahan yang terjadi di sekitarnya, terutama dengan masyarakat nelayan khususnya.
Lalu apa kepedulian pemerintah selaku pemberi ijin proyek ini terhadap masyarakatnya ? haruskah mereka tutup mata, tutup telinga ?


..
Muhammad Samsul 
Sebenarnya megah proyek ini sudah digagas sejak tahun 2004 lalu ketika tapuk pemerintahan di pegang oleh KH. Robbach Maksum, MM. tapi sejauh itu hingga akhir jabatannya beliau enggan memberi ijin, di selah selah waktu sosialisasi proyek ini beliau mengatakan, "Pelabuhan (PELINDO) ibarat tirani. satu negara dalam negara lain, mereka susah disentuh oleh PEMDA".

Aditya Rahmat Putra 

hrs ada sosialisasi yg menyeluruh kpd rakyat sekitar(nelayan).krn ini menyangkut hajad hidup rakyat banyak. selain itu hrs ada analisis yg mendalam akan dampak kerusakan alam yg trjadi d laut. krn yg demikian itu pasti sangat merugikan bg nelayan,bs jadi membunuh penghidupan nelayan sekitar.pemerintah hrs jg memikirkan dampak2 trhdp nelayan sktr dan hrs jg menjamin kehidupan dan penghidupan nelayan tetap brjalan sbg mana seharusnya

Aris Gunawan
Smua bth proses.pst ud dpkrkn dampak pos!tip dan negativnya kt warga gresik sharusx bangga akan pux plabuhan bertaraf nasion,sukses buat pemerintahan gresik.kami bngga jd warga gresik

Dewi Maya
Bukit diratakan dan laut ditimbun. Alam Gresik jadi korban dan kelak akan membawa korban akibat ketidak seimbangan lingkungan.
Tanggung jawab siapa ???

Aris Gunawan
Kalo kt hny bs mengkritik tnp ksh solusi kapan gresik yg kt bnggakan bs maju..mari bangun bersama biar gresik bs lbh baek

Muhammad Samsul
mas Aditya Rahmat Putra ijin dan AMDAL sudah didok oleh pemprov dan Bupati Gresik. Bahkan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik ketika saya dan pak Historiyono Kusdaryanto alias pak Yayak konfirmasi temuan dilapangan Beliau bahkan tidak tahu megah proyek ini. bahkan beliau memberi mandat kepada tim SG untuk mengungkap proyek ini.
dari berita yang kita muat pertama di koran Rakyat Pro, akhirnya pada tanggal 22 Oktober 2013 lalu baru diadakan sosialisasi. itupun hanya perwakilan nelayan saja.

Muhammad Samsul
mas Aris Gunawan, sebagai warga nelayan Gresik saya tidak anti pembangunan. tapi perlu diingat pembangunan suatu kawasan atau industri itu ada aturan dan undang undang yang mengaturnya tidak asal telan tanpa kajian yang mendasar. begitu juga pemanfaatan wilayah pesisir juga ada undang undang yang mengaturnya. minimal study AMDAL harus melibatkan masyarakat sekitarnya. kalau syarat saja sudah tidk dihiraukan oleh pemerintah dan pengusaha, lalu rakyat ini dipandang sebagai apa ?

Aditya Rahmat Putra
pak samsul@ beginilah bobroknya birokrasi perijinan negri ini. semua seperti mafia, maen jalan pintas ! tdk mengikuti aturan yg seharusnya.

Muhammad Samsul
yah memang itulah kenyataannya mas Aditya Rahmat Putra. bahkan saya dan pak Historiyono Kusdaryanto menanyakan ke BLH. BLH cuma dapat salinannya dri pemprov.

Mu'amar Khoiron

Biasanya yang dirugikan itu dari pihak nelayan pak, karena pendapatan hasil tangkapan berkurang karena pengerukan tsb, dan itu biasanya ada ganti rugi...

Kidang Penangkas
Yang penting izinnya harus keluar dulu... banyak lo yang abal-abal...

Muhammad Samsul
cak Mu'amar Khoiron seharusnya itu yg dilakukan BMS. tp nelayan Gresik nggak sampai meminta seperti itu. bahkan saya malu kalau disuruh mengajukan permohonan semacam itu. karena tdk mendidik. yg kami nharapkan adalah pengertian dan perhatian antara pemerintah dengan pihak pengembang dalam menanggapi setiap permasalahan dengan nelayan.

Kidang Penangkas
itu baru komunitas nelayan, belum yang lain lo bro...

Kidang Penangkas

Coba peyan trlisik, apa izin dan amdalnya sdh ada...?

Choulice

dampak e ws jlas terbukti hujan lebat dikit Banjir kampung manyar iya ngak,,, hayooo y tnggal d manyar

Kidang Penangkas
ini berarti amdalnya belum jelas ...

Choulice
kidang penangkas. amdalnya iku piye

Kidang Penangkas
Izin amdalnya yang perlu di lacak.. karena proyek sebesar dan seluas itu amdal dan prizinannya harus dari pusat...

Historiyono Kusdaryanto
setuju pembangunan mas #Aris tp kalau efeknya merusak yg sudah ada ya percuma. Ini terjadi di pembangunan pelabuhan di manyar. Jalan-jembatan, perekonomian rakyat ancur

Wàhyu Limàcàkrà
izin atau tdk izin tetap saja itu merusak ekosistem laut,sama seperti pt.wilmar nabati indonesia di gresik jg melakukan pengurukan pantai sejauh 1000 meter lebih dari tepi pantai dan dikuasainya secara sepihak dan skrng malah mmbuang limbah hasil produksinya ke laut....ironis memang,kalau pemda setempat ditanya mungkin jwbnya"ya gak apa kan buat menambah lapangan pkrjaan warga gresik" pasti lolos...hehehe biasa jaman edan uanglah yg punya kuasa

Kidang Penangkas

kalau gak ada izin bererati sdh terjadi sesuatu di kabupaten ini... dan megah proyek ini memang dalam pengawasan

Choulice

lalu ke untunganya kemana,,,apa masyarakat merasakan ke untunganya

Kidang Penangkas

Choulice...pertanyaan itulah yang harus muncul di kalangan pengambil kebijakan ...

Muhammad Samsul
mas Kidang Penangkas ijin beserta AMDAL sudah diturunkn dari PEMPROV JATIM dan Bupati Gresik.
Mas Wàhyu Limàcàkrà kalau kita bicara keruakan ekosistim dan biota laut, itu hanyalah angin lalu. karena peraturan dan undang undang yang mengatur itu tumpang tindih. satu instansi melarang instansi lain mengijinkan dengan dasar hukum yang berbeda. sehingga kalau ada komplain mengenai mkerusakan lingkungan jurus pamungkasnya adalah memanfaatkan dasar hukum lain yg merupakan celah yg dicipta pembuat undng undang.

Choulice
tanya ae ama Kang sambari,,,,,msak kala ama bupati tuban,

Muhammad Samsul
mas Choulice keuntungan saat ini adalah profit penguasa secara pribadi dari proyek ini. tak ketinggalan antek anteknya.

Kidang Penangkas
Utk proyek ini Cak, pemprov belum ngeluarkan rekomendasi. Karena perizinan harus dari pusat.

Abie Naziel
Ini pelajaran bgi kita,klo pilih pemimpin plh yg pro rakyat.

Muhammad Samsul
cukup sekali saja jangan sampai untuk kedua kalinya.

Wàhyu Limàcàkrà
pantai gresik kota sepertinya bukan milik rakyat

Wàhyu Limàcàkrà
digowo nang ndi upload photoku iki...hedehhhhh

Muhammad Samsul
sementara tak gowo nang atine wong Gresik sing duwe kepedulian nang kotane.

Muhammad Samsul
untuk 17 pengirim jempol,trimakasih sematan jempolnya.dan mana komentar anda ?

Hendy Surja Setijawan
Dg adanya undang2 otonomi daerah, AMDAL proyek spt itu apa tdk perlu persetujuan DPRD. Kerusakan lingkungan bs terjadi. Btw tanah uruknya mengapa mengeruk laut, tdk ambil lumpur lapindo saja?

Afandi Kusuma
laut pun boleh menjadi milik pribadi.

Edy Prianto
Ambisi besar dengan nama "PROYEK PEMBANGUNAN"
Sebenarnya siapa yang paling banyak diuntungkan dengan proyek itu bila sosialisasi saja minim. Belum lagi dampak negatif yang menimpa masyarakat Nelayan.

Jangan sampai kita terpedaya oleh istilah yang begitu "WAH" namun justru hanya menguntungkan segelintir orang saja ...

Ahmad Nadir 

Yang sdh diungkap oleh komentar sebelumnya itu baru terkait dampak atas lokasi proyek, dan sdh menghasilkan penglihatan betapa tdk seimbangnya pembebanan atas lingkungan. Coba kita lihat yg lebih jauh, pasti akan lebih ngeri lagi

Farid Boddong
yang di untungkan hanya para investor asing(penjajah) dan segelintir orang yang punya kepentinga mungkin sebentar lagi manyar akan tenggelam akibat Rob......sekarang sada sudah sering banjir dan macet dan yang paling dirugikan adalah orang2 pribumi(rakyat) itu sendiri.

Aditya Rahmat Putra
yg mengambil keuntungan ya trmasuk bupati dan kroni pengusahanya. lihat aja, smua proyek besar d grsk ini ,pasti mereka ada d dalamnya. iu kalau kt mau buka mata lebar2. kwkwkwkwk..... susah... susah... ktka bupati kita berotak pengusaha,

Farid Boddong
semua pembangunnan yang dilakuakan hanya untuk kepentingan penjajah (investor asing ) karena pemimpin kita tidak tahu potensi daerahnya weseroh disek dadi eksportir windu yo tambaek di orok kabeh,uya

Farid Boddong

uyaae(garam) sampek import ndisek yo kari nyawok nang tambak uya,semua yang di bangun untuk kepentingan freeport yang akan di bangun di pangkah yang sudah mengeruk kekayaan bumi indonesi.

Mifta Rohim
harus diamdal dulu..pejabat di gresik gmana sih kok asal trima invest aja..gmna pngaruhnya pd air laut dan habitatnya...!

Farid Boddong
sekarang aja mau tebar windu awang2en pasti gak dadine...

Jimmy Putra Imawan

mungkin bagi para pejabat & investor "yang menikmati" , Amdal itu nomer 38, nomer 1 yg penting "cair"

Muhammad Samsul
mas @Ahmad Nadir, mas @Farid Bodong, mas @Edy Prianto, mas @Miftah Rohim, mas @Jimmy Putra Imawan kerusakan alam dan infrastruktur sudah terjadi dg adanya proyek di kota ini. Kalau sekarang saja sudah begini bagaimana nanti. Lalu apa tanggung jawab pemerintah selaku pembuat kebijaksanaan ?. Apakah setelah mendapat profit dari proyek proyek ini lalu tutup mata ?. Apakah memang rakyat sudah kau jual pd investor ? Sehingga terkesan ada pembiaran setiap ada masalah dg masyarakat.

Muhammad Samsul
buat mas @Ismail Hajib, @Nur lailiyah dan semuanya warga Gresik mohon masukannya untuk kebaikan kota ini.

Mu'amar Khoiron
Kalau pengusaha yang cuma mau untung biasanya gak ada pengertianya pak,hehe

Choulice
komentar kok gk mari mari,,,,,Ono duwik e t d kongkon nyoblos iku

Muhammad Samsul
cak @Mu'amar Khoiron sedikit banyak kebijakan yg diambil berorientasi bisnisnya.*cak @Choulice koyok komenmu salah tempat, aku gak bahas capres,

Kidang Penangkas
Cak Samsul... harus di lacak tuntas perizinan nya... yang saya tahu pemprov belum ngeluarkan rekomendasi, apalagi pusat...

Kidang Penangkas

bener lo Cak..krn pean yang kelihatannya sdh tau banyak tth ichwal moll projek ini...

Muhammad Samsul
mas @Kidang Penangkas akan saxa lakukan bersama ponggawa SG lainnya, mohon arahannya.

Mu'amar Khoiron
Betul pak, memang sangat berpengaruh pengerukan oleh kapal tongkang crane terhadap hasil tangkap nelayan...saya tau karena saya juga kerja dikapal seperti itu, tapi disini setiap mau mengeruk disuatu lokasi, terlebih dulu sosialisasi ke nelayan, lsm dan aparat daerah setempat..disitu nanti ada kesepakatan...

Mohammad Nurul Huda
disawang wae kan laut dan darat miliknya juga

Farid Boddong
saran saya mas samsul panggil aja KPK suru audit menyeluruh di DPRD maupun Di PEMKABnya terutama di perizinan mosok rek GRESEK dirusak jembatane,dalane,linkunganen(polusitok,banjer) wong gresek meneng ae gak kerungu demo blas terutama Mahasiswae gak onok seng DEMO'"

Farid Boddong

yang palin kasihan anak cucu kita mereka akan menjadi pekerja outsorcing pengusaha2 asing, yang mungkin gajinya belum akhir bulan sudah ngutang kalo dulu zaman kakek kita sekali panen windu suda cukup untuk hidup selama satu tahun.

 
0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -