Rindu Gresik seperti dulu

Rika Al Farrasi

aku rindu suasana Gresik yang seperti dulu.......
skrg sdh banyak terkontaminasi dengan dunia modernisasi,,
yang belum tentu membawa kepada kemaslahatan masyarakat setempat
apalagi Gresik Utara yang sebentar lagi dijadikan sebagai area Industrialisas
sebenarnya apa tujuan pemerintah?
menempatkan lokasi industrialisasi yang notabene masyarakatnya bekerja sbg TKI, kalau dialihkan kerja pabrikanapa yo mau masyarakatnya? kalau menyerap tenaga kerja dari luar maka siap2 akan membludak masyarakatnya tentunya dengan trend dan gaya yang berbeda dengan kulture budaya yang beraneka, dan akan menyebabkan perubahan/mobilisasi dalam budaya asli Gresik itu sendiri,,, maka itulah saya berpikir mungkin anak saya 10 tahun atau 20tahun lagi sdh tidak lagi mengenal budaya asli dari Orang tuanya yaitu Gresik, yang terkenal dengan guyub, gotong royong, ramah, dan tentunya solidaritas yang dangat tinggi...
jujur saya sedih dan miris melihat lahan2 yang banyak dibabat untuk ditanami pohon besi dan baja, sudah berapa hektar lahan pertanian yang semakin terkikis untuk dialih fungsikan sebagai gudang dan industri,dulu warga yg berprofesi sbg petani lahan sendiri kini harus menjadi buruh pabrik dengan upah yang sebenarnya kurang cukup...
apakah ini yang dinamakan kemajuan modernisasi?
tidak adakah langkah lain selain mengalihfungsikan lahan pertanian buat industrialisasi?
.......Miristingkattinggi.com.......


Matcholis 
Tanda2 dikuasai kapitalis.. Tdk berpihak pada lingkungan. Mestinya pemb.pabrik harus sesuai kebutuhan lingkungan..misal pengolahan hasil ikan yg melimpah digresik ..knapa pabrik tdk dibangun madura..yg lingk.lebih mendukung.trus buat apa jemb.suramadu..apakah pemimpin gresik yg serakah???

Rika Al Farrasi 
sepanjang jalan dari Panceng ke Gresik Kota sdh tdk ada lagi hawa segar seperti dulu, tidak ada lagi tambak2 yg indah, sawah yang menghijau, hanya da polusi pabrik dan keluar masuk kendaraan besar,,

Furqon Abie Andreas
 jalan pada rusak kabeh, dilema memang. seharusnya pemerintah harus memperhatikan dan mempertimbang antara kesejahteraan dan lingkungan.

Historiyono Kusdaryanto
 Kok lama gak muncul mbak Rika Al Farrasi

Hasan Toti 
setuju dg mbk Rika Al Farrasi dg adanya bnyak pendatang dari luar maka budaya gotong royong akan hilang..
sebagai warga gresik utara saya berharap pembangunan pelabuhan internasional mangkrak, sehinga daerah hijau d,wilayah gresik tdak menjadi tempat industri,


Gus Fa'i 
Rak usah kwatir mbk..biarlh kota mjd pusat pemerinthn dan industri..dan desa tetap mjd kampung yg indah dan asri..

Aliya Putry Imout 
Guz@skrng sdh tdk ada lg desa ato kampung yg indah dan asri maz bro krna pmbangunan pbrik sudah mlai mrmbat kedesa" bhkan didesaq sudah siap dibukak pbrik sepatu

Suprapto Ibrahim 
wes wayae jaman semono wes ganti jaman saiki..

Aliya Putry Imout 
Jaman edan ta mksude iku (t)

Wak Ba'i 
tak bisa ditolak ........semua akan menjadi lebih baru .... berputar dan berjalan maju. tinggal memperkuat benteng hati kita saja.

Wàhyu Limàcàkrà 
pantai kami habis...polusi debu,asap,hingga pencemaran laut akibat pembuangan limbah pt.wilmar nabati indonesia...komplit sudah

Cesa Firansyah 
Dibutuhkan pemerhati lingkungan bagaimana AMDALnya,,mmg setiap saya plg kegresiksejak adanya pabrik2 pengolahan minyak digresik.udara sudah gk senyaman dl,baru masuk jl veteran aja sdh terasa bau yg menyengat dan membuat pusing

Afandi Kusuma 
banyak yang berubah, dan kita terpaksa harus menyesuaikan diri.

0 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -