Manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya

Manusia merupakan salah satu makhluk Allah Swt. Dia menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Secara lahir bentuk manusia memiliki bentuk yang indah dibanding makhluk Allah Swt. yang lain. Ukuran tubuh dan raut muka manusia berbeda dengan makhluk yang lain. Penciptaan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya ini dijelaskan oleh Allah Swt. dalam salah satu ayat Surah at-Tin [95]. 


Terjemahan Surah at-Tin [95] secara lengkap bisa dilihat di sini.



Kandungan Surah At-Tin [95]

Allah Swt. adalah hakim yang paling adil. Dengan keadilan-Nya, Dia akan membalas perbuatan manusia. Amal kebajikan akan dibalas dengan balasan yang sesuai dan amal keburukan akan dibalas dengan balasan yang setimpal.

Secara umum pesan pokok yang terkandung dalam Surah at-Tin [95] sebagai berikut.
1. Allah bersumpah demi buah tin, zaitun, bukit Tursina atau Sinai, dan negeri Mekah yang aman bahwa Dia telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
2. Allah akan mengembalikan manusia ke tempat yang serendah-rendahnya kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan.
3. Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan akan mendapat pahala yang tiada putus-putusnya.
4. Kepastian adanya hari pembalasan sehingga wajib kita imani.
5. Allah adalah hakim yang paling adil yang akan mengadili amal manusia.

Pada Surah at-Tin [95] ini juga dijelaskan bahwa manusia telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Akan tetapi, kedudukannya dianggap sangat rendah jika tidak mau beriman dan mengerjakan kebajikan. Janji Allah yang akan diberikan kepada orang yang beriman dan gemar berbuat kebajikan adalah balasan berupa pahala yang tidak ada putus-putusnya. Penutup surah ini dijelaskan bahwa hari kiamat pasti akan terjadi. Dengan demikian, seharusnya manusia mempersiapkan diri dengan menabung amal kebajikan untuk bekal hari akhir kelak. Pada hari itulah, manusia akan diadili oleh Yang Mahaadil, yaitu Allah Swt.

SELENGKAPNYA ]

Allah Swt. menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Allah Swt. juga mengaruniakan akal yang tidak dikaruniakan kepada makhluk lainnya. Dengan akal manusia dapat membedakan kebaikan dan keburukan. Selain akal, Allah Swt. mengutus rasul untuk menyampaikan kebenaran kepada manusia. Karunia berupa akal dan bentuk yang sebaik-baiknya dibanding makhluk yang lain hendaknya kalian manfaatkan untuk beribadah guna mendekatkan diri kepada Allah Swt. Beriman dan senantiasa beramal saleh agar memperoleh pahala yang tidak putus-putusnya.
1 komentar


YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -