Konfrensi Ibu Nusantara ke 2 (KIN2) MHTI

(Kiriman oleh Ayuna Fadjrin)

Hari ini, kami MHTI Gresik menghadiri Konfrensi Ibu Nusantara Ke-2. (KIN 2) yang diadakan di Gelora Pancasila, Jl Indragiri 6 Surabaya.

Dengan membawa anak-anak kami berangkat tepat pukul 7 pagi. Diperjalanan kami banyak membahas mengenai keadaan saat ini yang memprihatinkan. Dari mulai kenaikan bbm sampai masalah moral anak-anak Indonesia yang telah rusak, pembicaraan pun bersambung kepada ide-ide bisnis demi menghadapi MEA yang sebentar lagi akan hadir dalam kehidupan kita.

Tak terasa kami pun sampai di Gelora pancasila. Dan kamilah rombongan dari Gresik yang datang lebih dulu, daripada rombongan dari kota lainnya se-Jawa Timur.

Seorang ibu berceletuk "Wah kita dapat onta ibu-ibu..." kami pun tersenyum puas, karena kami punya banyak waktu untuk sarapan dan menyuapi anak-anak kami.

Selesai menghabiskan sarapan yang dibawa dari rumah, kami saling menyapa dengan ibu-ibu yang berasal dari kota lain, Surabaya, Jombang, Sidoarjo, Mereka sungguh antusias menghadiri Konfrensi Ibu Nusantara Ke-2

Panitia menyiapkan beberapa keperluan konsumsi, dan tiket masuk. Sedangkan para pesertanya sibuk bercengkrama dengan saudari-saudarinya.

Tepat pukul sembilan, kami masuk ke dalam Gelora Pancasila. Sambil menunggu peserta lainnya datang, kami kembali lagi berbincang-bincang mengenai Benih Kekerasan pada Anak yang kini sudah mulai berkembang karena Demokrasi.

Kekerasan banyak terjadi di rumah, di sekolah, dilingkungan mereka bermain. Kini... kami pun penuh tanya, sebenarnya apa yang salah dengan dunia anak-anak saat ini?.

Akhirnya semua pertanyaan kami terjawab saat pembicara pertama sampai yang ketiga, menjelaskan kepada kami. Apa yang terjadi sesungguhnya di Negara Ini.

Kami pun seperti tersayat sembilu, bila mengingat lagi apa yang dilakukan oleh para penguasa, dan apa yang dialami oleh umat Islam saat ini.

Negara yang benar adalah negara yang melindungi dan menjamin pemenuhan kebutuhan rakyatnya. Bukan sebaliknya. Menzholimi dan mengkhianatinya seperti yang terjadi di negeri ini.

Acara masih berlangsung. Saya pun beranjak keluar, melihat bagaimana keadaan di luar. rupanya, banyak sahabat yang membuka stand. Mereka begitu ramah menjajakan produknya.

Ada yang berjualan makanan, buku, pakaian, bahkan produk herbal yang diproduksi sendiri. Subhanallah... walaupun pembeli belum ada, karena masih mendengarkan pembahasan di dalam. Para pedagang hanya diam sambil mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara.

Setelah waktu berakhir, para pembicara sudah membuka semua pembahasan, kami pun beranjak pulang. Sebelum itu, kami semua mampir ke stand-stand untuk membeli oleh-oleh untuk saudara di rumah.

Alhamdulillah.... acara yang indah ini pun berakhir... tapi perjuangan para Nissa yang Solehah... tak akan pernah berakhir sampai disini.

Alhamdulillah... kami pulang ke rumah membawa ilmu yang baru, pengetahuan yang baru, semangat yang baru, dan Alhamdulillah... Semoga Allah senantiasa bersama kami



















1 komentar


  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

YANG TERKAIT

Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh : Afandi, Blogger, Tenda OK, GMP, Mode Ok-Rek, OmaSae, BerKADO, - Kurir SG -